Translate

Rabu, 25 November 2015

Guru Les private dan Tantee

Win88bet.com Ini yaitu suatu narasi sex guru les private serta tante kesepian ibu dari murid lesnya. Ya, perselingkuhan yang bikin keduanya sama-sama sharing kesenangan sex yang membawa mereka ke puncak kesenangan birahi. Simak narasi komplitnya di bawah ini!

Masa lalu Indah Saat Kuliah di Jawa Tengah. Ini yaitu narasi dari cerita riil saya saat kuliah di Jawa Tengah seputar th. 1992. Nama saya Rudy, beberapa orang menilainya saya pria simpatik dengan kemamuan memikirkan cemerlang. Keperluan hidup jadi masalah saya waktu itu, duit pas-pasan dari orangtua kadang2 kurang untuk penuhi keperluan sehari-hari saya.

Kurang dari 6 bln. saya belajar di kota ini, cukup banyak tawaran dari sebagian rekan untuk memberi les privat matematika serta IPA untuk adik-adik mereka yang masih tetap duduk di sekolah kelanjutan. Keberuntungan datang bertubi-tubi, bahkan juga tawaran datang dari bunga universitas kami, sebut saja Indah untuk memberi les privat untuk adiknya yang masih tetap duduk di kelas 2 SLTP swasta terkenal di kota di mana saya kuliah.

Keluarga Indah yaitu keluarga yang sangatlah serasi, ayahnya bekerja juga sebagai kepala kantor perwakilan (Kakanwil) satu diantara departemen, berusia lebih kurang 46 th., disamping itu ibunya, umum saya panggil Tante Stella, yaitu ibu rumah-tangga yang sangatlah memerhatikan keluarganya. Konon beritanya Tante Stella yaitu bekas ratu kecantikan di kota kelahirannya, serta hal semacam ini sangat saya percayai lantaran kecantikan serta bentuk badannya yang masih tetap sangatlah menarik diusianya yang ke 36 ini. Adik Indah murid saya bernama Noni, sangat manja pada orangtuanya, lantaran Tante Stella senantiasa membiasakan penuhi semua permintaannya.

Dalam 1 minggu, saya mesti memberi perlajaran penambahan 3 kali buat Nona, meskipun telah saya menawarkan bahwa saat pertemuan itu bisa dikurangi, lantaran sesungguhnya Nona cukup cerdas, cuma sedikit malas belajar. Namun Tante Stella jadi merekomendasikan untuk memberi pelajaran kian lebih yang telah disetujui dari awalannya.

Tiap-tiap saya usai mengajar, Tante Stella senantiasa menanti saya untuk mengulas perubahan anaknya, tekadang ekor matanya saya tangkap menyelidik bentuk tubuh saya yang agak bagian menurut dia. Melalui sebulan saya mengajar Noni, jalinan saya dengan Tante Stella makin akrab.

Satu saat, kurang lebih bln. ketiga saya mengajar Noni, saya datang seperti umumnya jam 16 : 00 sore. Saya merasakan rumah Ayah Gatot sepi tak seperti umumnya, cuma tukang kebun yang ada. Lantaran telah jadi keharusan, saya berinisiatif menanti Noni, minimum sepanjang saat saya mengajar. Lebih kurang 45 menit menanti, Tante Stella datang dengan muka cerah sembari menyampaikan bahwa Noni tengah menghadiri pesta lagi th. salah seseorang rekannya, hingga hari itu saya tak perlu mengajar. Namun Tante Stella terus minta saya menanti, lantaran ada suatu hal yang perlu dibicarakan dengan saya.
Saat Tante Stella memanggil untuk masuk ke tempat tinggalnya, alangkah kagetnya saya, nyatanya Tante Stella sudah menggunakan pakaian yang sangatlah seksi. Yah, memanglah tubuhnya cukup seksi, lantaran meskipun telah mulai berusia, Tante Stella masih tetap pernah melindungi badannya dengan lakukan senam “BL” satu minggu 3 kali. Badannya yang ideal menurut saya memiliki tinggi seputar 168 cm, serta berat seputar 48 kg, ditambah ukuran payudaranya kurang lebih 36D.

Awal mula saya tak menyimpan berprasangka buruk sekalipun, perbincangan cuma sekitar permasalahan perubahan pendidikan Noni. Namun lama kelamaan searah dengan cairnya kondisi, Tante Stella mulai bercerita perihal kesepiannya diatas ranjang. Selalu jelas saya mulai bingung menyeimbangi perbincangan ini, saya cuma terdiam, sembari berhayal tak tahu kamana.

“Rud, anda lugu sekali yah..? ” bertanya Tante Stella.
“Agh… Tante dapat saja deh, memang agar tidak lugu mesti bagaimana..? ” jawab saya.
“Yah… lebih dewasa Dong..! ” tegasnya.
Lantas, mendadak tangan Tante Stella telah memegang tangan saya duluan, serta sudah pasti saya kaget 1/2 mati.
“Rud… ingin kan tolongin Tante..? ” bertanya si Tante dengan manja.
“Loh… tolongin terlebih nih Tante..? ” jawab saya.
“Tolong puaskan Tante, Tante kesepian nih..! ” jawab si Tante.
Astaga, begitu kagetnya saya mendengar kalimat itu keluar dari mulut Tante Stella yang mempunyai rambut sebahu. Saya betul-betul tak memikirkan bila ibu bunga universitas saya, bahkan juga ibu murid saya sendiri yang meminta seperti itu. Memanglah tak pernah ada hasrat untuk “bercinta” dengan Tante Stella ini, lantaran sampai kini saya berasumsi dia juga sebagai seseorang ibu yang baik serta bertanggungjawab.
“Wah… saya mesti memuaskan Tante dengan apa dong..? ” bertanya saya sembari bercanda.
“Yah… anda pikir sendirilah, kan anda telah dewasa kan..? ” jawabnya.

Lantas pada akhirnya saya terbawa nafsu setan juga, serta mulai membulatkan tekad untuk memeluknya serta kami mulai berciuman di ruangan keluarganya. Diawali dengan mencium bibirnya yang tidak tebal, serta tanganku mulai meremas-remas payudaranya yang masih tetap montok itu. Tante Stella juga tidak ingin kalah, dia segera meremas-remas alat kelaminku dengan keras. Mungkin saja lantaran sampai kini tak ada pria yang bisa memuaskan nafsu seksnya yang nyatanya sangatlah besar ini.
Win88bet.com 

Pada akhirnya sesudah nyaris sepanjang 1/2 jam kami berdua bercumbu, Tante Stella menarik saya ke kamar tidurnya. Sesampainya di kamar tidurnya, dia segera menanggalkan seluruhnya pakaian saya, pertama-tama dia melepas baju saya sembari menciumi dada saya. Bukanlah main nafsunya si Tante, pikirku. Serta pada akhirnya, sampailah di bagian celana. Begitu nafsunya dia mau melepas celana Levi’s saya. Serta pada akhirnya dia bisa lihat begitu tegangnya batang kemaluan saya.
“Wah… Rud, gede juga nih mempunyai kamu…” kata si Tante sembari bercanda.
“Masa sih Tante..? Perasaan biasa-biasa saja deh..! ” jawab saya.

Dalam situasi saya berdiri serta Tante Stella yang telah jongkok di depan saya, dia segera turunkan celana dalam saya serta dengan cepatnya dia memasukkan batang kemaluan saya ke mulutnya. Aghhh, nikmat sekali terasa. Lantaran baru pertama kesempatan ini saya rasakan oral sex. Sesudah dia senang lakukan oral dengan kemaluan saya, lalu saya mulai membulatkan tekad untuk bereaksi.

Saat ini ubahan saya yang mau memuaskan si Tante. Saya buka pakaiannya serta lalu saya melepas celana panjangnya. Sesudah lihat situasi si Tante dalam situasi tanpa ada pakaian itu, mendadak libido sex saya jadi makin besar. Saya segera menciumi payudaranya sembari meremas-remas, disamping itu Tante Stella tampak sukanya bukanlah main. Lantas saya buka BH hitamnya, serta awalilah saya menggigit-gigit putingnya yang telah mengeras.

“Oghh… saya merindukan situasi seperti ini Rud..! ” desahnya.
“Tante, saya belum pernah gituan loh, tolong ajarin saya yah..? ” kata saya.
Lantaran saya telah bernafsu sekali, pada akhirnya saya mendorong Tante jatuh ke ranjangnya. Serta lalu saya buka celana dalamnya yang berwarna hitam. Tampak terang klitoris-nya telah memerah serta liang kemaluannya telah basah sekali diantara bulu-bulu halusnya. Lantas saya mulai menjilat-jilat kemaluan si Tante dengan pelan-pelan.

“Ogh… Rud, pandai sekali yah anda merangsang Tante…” dengan nada yang mendesah.
Tak merasa, tahu-tahu rambutku dijambaknya serta mendadak badan Tante mengejang serta saya rasakan ada cairan yang membanjiri kemaluannya, wah… nyatanya dia orgasme! Memanglah berbau aneh sih, lantaran berhubung telah dirundung nafsu, bau seperti apapun tentu telah tak jadi permasalahan.
Kemudian kami mengubah posisi jadi 69, posisi ini baru pertama kalinya saya rasakan, serta enaknya betul-betul luar umum. Mulut Tante menjilati kemaluan saya yang telah mulai basah serta begitu juga mulut saya yang menjilat-jilat liang kemaluannya. Sesudah kami senang lakukan oral sex, pada akhirnya Tante Stella saat ini meminta saya untuk memasukkan batang kemaluan saya ke lubang kemaluannya.
“Rud… ayoo Dong, saat ini masukin yah, Tante telah tak tahan nih..! ” pinta si Tante.
“Wah… saya takut jika Tante hamil bagaimana..? ” bertanya saya.
“Nggak usah takut deh, Tante minum obat kok, pokoknya anda tenang-tenang saja deh..! ” sembari berupaya memberikan keyakinan saya.
Betul-betul nafsu setan telah memengaruhi saya, serta pada akhirnya saya nekad memasukkan kemaluan saya ke lubang kemaluannya. Oghh, enaknya.. Sesudah pada akhirnya masuk, saya lakukan gerakan maju-mundur dengan pelan.

“Ahhh… dorong selalu Dong Rud..! ” pinta si Tante dengan nada yang telah mendesah sekali.
Mendengar desahannya, saya jadi makin nafsu, serta saya mulai mendorong dengan kencang serta cepat. Disamping itu tangan saya asik meremas-remas payudaranya, hingga mendadak badan Tante Stella mengejang kembali. Astaga, nyatanya dia orgasme yang ke-2 kalinya.

Serta lalu kami bertukar posisi, saya dibawah serta dia diatas saya. Posisi ini yaitu dambaan saya bila tengah bersenggama. Serta nyatanya posisi pilihan saya ini memanglah tak salah, betul-betul saya rasakan kesenangan yang luar umum dengan posisi ini. Sembari rasakan gerakan naik-turunnya pinggul si Tante, tangan saya terus repot meremas payudaranya lagi.
“Oh… oh… nikmat sekali Rudy..! ” teriak si Tante.
“Tante… saya sepertinya telah ingin keluar nih..! ” kata saya.
“Sabar yah Rud… tunggulah sebentar lagi, Tante juga telah ingin keluar lagi nih..! ” jawab si Tante.
Pada akhirnya saya tak kuat menahan lagi, serta keluarlah cairan mani saya didalam liang kemaluan si Tante, demikian dengan juga si Tante.
“Arghhh..! ” teriak Tante Stella.

Tante Stella lalu mencakar pundak saya, sesaat saya memeluk tubuhnya dengan erat sekali. Sungguh luar umum terasa, otot-otot kemaluannya betul-betul meremas batang kemaluan saya.
Kemudian kami berdua letih, tanpa ada diakui kami sudah sejam bersenggama, saya pada akhirnya bangun. Saya menggunakan pakaian saya kembali serta menuju ke ruangan keluarga. Saat lihat Tante Stella dalam situasi telanjang menuju ke dapur, mungkin saja dia telah umum seperti itu, tak tahu mengapa, mendadak saat ini giliran saya yang nafsu lihat pinggulnya dari belakang. Tanpa ada bekata-kata, saya segera memeluk Tante Stella dari belakang, serta mulai lagi meremas-remas payudaranya serta pantatnya yang montok dan menciumi lehernya. Tante juga membalasnya dengan penuh nafsu juga. Tante segera menciumi bibir saya, serta memeluk saya dengan erat.

“Ih… anda nyatanya nafsuan juga yah anaknya..? ” kataya sembari tertawa kecil.
“Agh… Tante dapat saja deh..! ” jawab saya sembari menciumi bibirnya kembali.
Lantaran telah terlampau nafsu, saya mengajaknya untuk sekali lagi bersenggama, serta si Tante setuju-setuju saja. Tidak ada perintah dari Tante Stella, kesempatan ini saya segera buka celana serta pakaian saya kembali, hingga kami dalam situasi telanjang kembali di ruangan keluarga. Lantaran situasi tempat kurang nyaman, jadi kami cuma mengerjakannya dengan style dogie style.
“Um… dorong lebih keras lagi dong Rud..! ” desahnya.
Makin nafsu saja saya mendengar desahannya yang menurut saya sangatlah seksi. Jadi makin keras juga sodokan saya pada si Tante, disamping itu tangan saya menjamah seluruhnya sisi badannya yang bisa saya jangkau.

“Rud… mandi yuk..! ” pintanya.
“Boleh deh Tante, berdua yah tapinya, selalu Tante mandiin saya yah..? ” jawab saya.
Pada akhirnya kami berdua yang telanjang menuju ke kamar mandi. Di kamar mandi saya duduk diatas closed, serta lalu saya menarik Tante Stella untuk menciumi kemaluannya yang mulai basah kembali. Serta Tante mulai terangsang kembali.
“Hm… nikmat sekali jilatanmu Rud… agghhh..! ” desahnya.
“Rud… anda sering-sering kesini Rud..! ” tuturnya dengan nafas memburu.

Sesudah senang menjilatinya, saya angkat Tante Stella supaya duduk diatas saya, serta batang kemaluan saya kembali dibimbingnya masuk ke lubang kemaluannya. Kesempatan ini rasa enaknya semakin banyak merasa. Goyangan si Tante yang naik-turun yang semakin lama semakin cepat bikin saya pada akhirnya “KO” kembali. Saya keluarkan air mani ke lubang kemaluannya. Tante Stella lalu menjilati kemaluan saya yang telah berlumuran dengan air mani, dihisapnya seluruhnya hingga bersih. Kemudian kami mandi berbarengan.

Sesudah usai mandi, saya pamit pulang lantaran baru tersadar bahwa perbuatan saya sangat beresiko apabila di ketahui oleh Ayah Gatot, Indah rekan sekampus saya, terlebih Noni murid saya itu. Hingga saat ini kami masih tetap kerap bersua serta lakukan persetubuhan, namun tak pernah lagi dirumah, Tante pesan kamar hotel berbintang serta kami bersua disana..




Hanya Deposit 50 ribu sudah bisa Betting Team Favorit kamu,Gabung Bersama Kami Win88bet.com Judi Online Terpecaya
 Contact :
Pin BBM : 2B4BD361
Yahoo : CS1_win88bet / CS2_win88bet
telepon&sms : +855 1226 7210

0 comments:

Posting Komentar