Translate

Minggu, 13 Desember 2015

Tante kost yangbikin nafsu !!

Win88bet.com himpunan berita harian dewasa paling baru, hot, majalah dewasa, narasi dewasa, seks, ngentot, ML, photo artis bugil, jepang bugil, korea bugil, thailan bugil, america bugil, indo bugil, asia bugil, china bugil, photo tante girang bugil, photo hot, SMA bugil, telanjang, panduan seks, berita hot, vidio seks, porno, lucu, 3gp seru up-date paling baru.
Kebiasaanku tidur ngelantur belum dapat dibuang. Mulai sejak saya SMA saya susah sekali dibangunkan pagi-pagi, terlebih sekolahku sepanjang kelas 1 serta kelas 2 senantiasa siang hari. Ini juga sebagai kebiasaanku pada saat mulai kuliah. Saat saya mencapai kota Bandung pertama kalinya, hawa dingin kota itu betul-betul membuatku masih tetap terbuai mimpi walau telah jelas. Saya kuliah di satu diantara PTS yang nyaris seluruhnya kegiatannya di saat sore hari, hingga bagiku hidup dengan tertidur lelap pada pagi hari cerah adalah rutinitas. Kawan-kawan satu kost-ku umumnya telah sunyi saat saya bangun untuk sarapan serta mandi, namun kebiasaanku yaitu sarapan sembari nonton TV, baru mandi.

Tante kost-ku termasuk juga yang baik, tidak tidak sering untukku berniat disiapkannya secangkir kopi atau kue untuk sarapan, atau semangkuk mie rebus hangat. Saya disayangnya, lantaran apabila pagi hari rumah kost itu kosong serta akulah yang temaninya mengatur semua suatu hal, menyapu, masak, atau apapun. Walaupun saya sukai tidur ngelantur, namun saya termasuk juga anak yang rajin kerja dirumah. Tante ini masih tetap muda, namun telah janda. Ia cuma mempunyai satu orang anak serta telah bekerja di Sumatera. Praktis, ia cuma seseorang diri dirumah. Tetapi kecantikannya terus ia memelihara, hingga di usianya yang mendekati kepala lima ia tetap masih cantik serta kencang.
Win88bet.com 

Satu hari saya nonton film biru utang dari kawanku. Dirumah rupanya seperti umum cuma saya saja lagi yang disebut penghuninya. Saya ke kamar kecil sebentar, lantas memutar film itu di VCD komputerku. Lantaran asiknya, lihat adegan yang panas saya tak tahan, saya menanggalkan satu-satu bajuku, tinggal CD-ku saja yang bertahan, itupun hanya sesaat, lantas kupelorotkan sampai ke paha. Saya terasa penisku menghentak-hentak minta dikeluarkan. Saya nonton dengan mata 1/2 buka, sembari berbaring kuelus-elus penisku yang semakin tegak. Gerakan tanganku telah jadi cepat, ah… saya tidak tahan lagi, lantas saya kocok selalu serta selalu, kugigit selimut untuk menahan jeritan nikmat yang betul-betul menyelimuti pagi yang indah itu. Tidak lama kemudian nafasku mendengus sembari menyemprotkan mani ke dadaku.
“Ah… hmmm… ah…” saya terasa badanku enteng, lantas saya terasa ngantuk serta terlelap.

Mendadak saya terasa pahaku dielus orang. Saya tersentak kaget. Ah, nyatanya tante telah ada didalam kamarku. Ia memakai gaun putih yang tidak tebal serta longgar. Kuhirup bau fresh parfumnya yang menawan. Saya cepat-cepat bangkit menarik CD yang kupelorotkan, air maniku meleleh ke sprei, tidak kupedulikan. Tante lalu memandang mataku, terlihat bergelora api nafsu yang menggelegak dibalik pandangannya itu.
Tangannya mencapai tanganku, “Raf, Tante mohon maaf masuk kamarmu tanpa ada mengetuk, setelah tadi Tante saksikan pintu kamarmu tidak dikunci. Tante bawa sarapan, namun, Tante saksikan anda lelap seperti gitu, ” tuturnya sembari mengelus pahaku kembali.

Saya salah tingkah. Matanya melirik VCD-ku yang nyatanya masih tetap memainkan film “laga” itu. Adegan untuk adegan diawasinya, sembari tangannya meremas bahuku. Dielusnya tanganku sembari menarikku duduk di kasur. Kurasakan getaran halus melalui jari-jarinya, menahan gelora nafsunya yang membahana. Saya mulai aktif serta terbakar situasi. Kupeluk ia dari belakang, lantas kuhembuskan nafasku ke tengkuknya. Ia menggeliat serta jadi lebih beringas.

Badannya berbalik. Dibalasnya hembusan nafasku dengan ciuman lembut. Ke-2 tangannya dengan liar menelusuri pinggulku, perutku, lantas puting susu di dadaku.
“Raf, beri Tante… Tante mau…” tuturnya penuh berharap.
Ia lalu menarik CD-ku hingga selesai, lantas dengan lembut mengelus rambut kemaluanku, penisku yang masih tetap terkulai lemas diremasnya dengan lembut juga. Saya menggelinjang kegelian, namun tangan tante lebih dulu menghimpit tanganku, seolah isyarat supaya saya menurut.

Saya memejamkan mata. Nafasku bergemuruh, lalu badan kami terhempas di kasur. Tante lalu mengulum zakarku, sembari sesekali mencium penisku. Saya cuma bisa menahan nafas, sembari mengerang penuh nikmat. Lalu lidahnya dengan liar menjilat penisku yang telah tegak, sembari sesekali mengulum serta menyedotnya penuh gairah. Saya betul-betul telah siap pertandingan, saat ia lalu merebahkan badannya di sampingku. Saya maklum.

Kubuka gaunnya yang longgar, lalu BH serta CD-nya. Tante serta saya telah keduanya sama bugil. Saya mengambil posisi diatas, untuk mengawalinya. Pelan kupeluk tubuhnya, lantas kubelai rambutnya yang mulai beruban itu. Kucium leher serta kupingnya, ia menggelinjang kegelian. Terlihat, bulu lengannya merebak menahan rasa itu, namun mulutnya cuma mengerang. Lantas, sisi leher bawahnya kujilat lembut, sembari sesekali jenggotku yang habis dicukur tempo hari kugesekkan. Tubuh tante lalu menggeliat lebih liar, sembari mendesahkan kalimat yg tidak terang.

Aksiku kulanjutkan dengan memainkan puting susunya yang menegang, sembari kujilat serta kuhisap perlahan-lahan.
“Ayo Raf, mari! ” tuturnya.
Saya tak perduli. Saya susuri selalu seluruhnya titik nyerinya. Hingga lalu wajahku ada di selangkangannya yang mulai berpeluh. Kubelai pubisnya dengan lidahku. Kubuka labia minora-nya dengan lembut, lalu tanganku membelai perlahan-lahan labia minora-nya yang telah mulai basah itu berulang-kali.

Kakinya lalu menekuk serta mengangkat pinggulnya. Dimainkannya pinggulnya dengan goyangan yang memiliki irama. Lidahku lalu beraksi, menjilat sisi labia minora-nya, lantas naik sampai klitorisnya. Kulihat klitoris itu telah menonjol kemerahan. Lantas, saya mengangkat pinggulnya, serta kumasukkan penisku perlahan-lahan, sembari kugoyang maju-mundur. Tante mengerang dengan tangan memegang erat tepi kasur.

“Ayo, Raf, terus…! ” tuturnya menyuruhku menggoyang tubuhku selalu.
Saya menengkurapinya, lantas dengan sigap kusentakkan pinggulku hingga penisku menghujam dalam ke vaginanya.
“Aduh, aduh… Raf, nikmat sekali, ” tuturnya sembari memelukku.
Leher serta puting susunya selalu kucium serta kujilat.
“Teruskan Raf! mari sayang, saya telah nyaris hingga nih, ” tuturnya.
Saya semakin menyentak. Keringatku mulai bercucuran, sesaat tante juga demikian juga. Rupanya tante telah tiba saat mendadak tante memelukku dengan tangan serta kakinya erat-erat hingga saya tidak bisa bergerak sekalipun. Di mulutnya cuma nada desah senang sepanjang sebagian waktu. Lalu pelukannya mengendur. Tante lemas.

Saya masih tetap penasaran, lantaran saya belum hingga. Kutarik perlahan-lahan penisku yang masih tetap menegang. Kulihat penisku berkilat-kilat lantaran lumasan vagina tante. Kubuka selangkangan tante, ia mengerang serta menggelinjangkan pantatnya saat vaginanya kuraba lagi. Kurangsang tante supaya saya bisa meraih orgasme. Lidahku beraksi, kugapai labia minora-nya lantas kujilat habis sisi itu, bahkan juga maniku yang meleleh di situ kujilat hingga habis.
Lantas, klitorisnya yang memerah itu kusedot perlahan-lahan, “Ah, emm… mmm, ” ia memekik lirih.

Tubuhnya yang mulai menggelinjang itu lalu kutelungkupkan. Kunaiki pantatnya, lantas kutekankan penisku ke vaginanya. Lalu merasa satu sensasi di penisku, lantaran tante tutup rapat kakinya. Tanganku lalu memeluknya dari belakang, lantas saya menciumi tengkuknya yang wangi. Tanganku selalu memainkan putingnya yang mengeras itu sembari kugoyang pinggulku, perlahan-lahan awal mula, serta lalu kemudian semakin cepat.

“Rafael, selalu Raf, Tante nyaris bisa lagi nih, ” tuturnya berbisik.
Saya tidak bisa menyahut. Nafasku memburu, lantaran nafsuku mulai mencapai puncak. Kurasakan nikmat menyelimutiku hingga habis, lantas terasa itu maniku telah menghentak-hentak akan keluar.
“Tante, Rafael ingin keluar nih, ” kataku berbisik.
Ia cuma mengangguk. Lalu dengan sekali hentakan lagi, saya rasakan satu sensasi baru, kesenangan yang sangatlah panjang, “Crot… croot… crooot…” merasa maniku menyemprot deras ke vagina tante, sembari tanganku memeluknya dengan erat.
Saya cuma bisa mengerang penuh nikmat surgawi. Saya lemas diatas tubuh tante, lantas terlelap sebagian waktu lagi.

Sebagian waktu ia menggeliat. Ia bangkit serta kenakan kembali bajunya. Kurasakan tante memeluk serta menciumku mesra sekali. Disekanya keringatku yang meleleh, lantas diselimutinya tubuhku yang masih tetap telanjang. Pergulatan itu memporak-porandakan kasurku, namun saya saat ini terasa tak sendiri dalam nikmati dunia ini. Tante Win, pada pagi hari siap senantiasa mengantarkan sarapanku, apabila satu waktu ia membutuhkan kehangatan diriku, saya Rafael, boy friend-nya, senantiasa ada di sebelahnya.




Hanya Deposit 50 ribu sudah bisa Betting Team Favorit kamu,Gabung Bersama Kami Win88bet.com Judi Online Terpecaya
 Contact :
Pin BBM : 2B4BD361
Yahoo : CS1_win88bet / CS2_win88bet
telepon&sms : +855 1226 7210
Readmore → Tante kost yangbikin nafsu !!