- Raksasa La Liga, Barcelona menjadi tim yang mendapat hadiah penalti dari wasit terbanyak di antara tim dari liga-liga top Eropa (Spanyol, Inggris, Italia, Jerman, Prancis) musim ini.
Fakta ini diangkat oleh media yang berbasis di Madrid, AS. Menurut AS, Barcelona kini sudah menyamai raihan hadiah penalti selama musim lalu.
Terbaru, dua penalti diberikan wasit Perez Montero kepada Barca di laga kontra Rayo Vallecano (18/10) usai Neymar dua kali dilanggar di kotak terlarang. Dua penalti ini membuat Los Blaugrana kini sudah mendapat hadiah tujuh tendangan 12 pas dari delapan laga yang sudah dijalani.
Sayangnya, dari tujuh kesempatan tersebut, hanya empat yang mampu dikonversi menjadi gol. Lionel Messi sempat dua kali gagal, sementara Neymar juga sempat sekali gagal menunaikan tugasnya dengan baik.
Sementara itu, Real Madrid musim ini baru mendapat satu hadiah penalti, yakni di laga kontra Espanyol yang mampu dituntaskan menjadi gol oleh Cristiano Ronaldo
Bale datang ke Madrid sebagai pemain termahal di dunia. Winger internasional Wales tersebut ditebus sekitar 100 juta euro dari Tottenham Hotspur pada bursa musim panas 2013, mematahkan rekor transfer Ronaldo yang digaet dari Manchester United.
Kabarnya Ronaldo tidak senang ada pemain lain yang mendapatkan sorotan besar selain dirinya. Apalagi agen Bale, Jonathan Barnett, melontarkan pernyataan yang dianggap telah menyerang megabintang sepakbola Portugal itu.
Tidak lama kemudian, Barnett, berbalik dikecam oleh salah satu media di Madrid, AS. Benitez mencoba meredakan spekulasi agar tidak bergulir semakin panas.
"Tidak ada masalah di antara Cristiano dan Bale," cetus Benitez dalam konferensi pers yang dilansir FourFourTwo. "Di Real Madrid, segala hal cenderung dibesar-besarkan - terkadang karena kecemburuan atau untuk menyerang klub yang itu mengejutkan saya."
"Saya selalu mengirim pesan kepada para pemain ketika mereka sedang membela tim nasional masing-masing. Tidak ada masalah sama sekali di antara mereka."
Menyoal Bale, Benitez mengungkapkan bahwa dirinya sempat berniat merekrut Bale ketika masih membesut Liverpool. Saat itu, Bale masih bermain untuk Southampton.
"Pada 3 Februari 2006 kami menyaksikan pertandingan Bolton melawan Southampton untuk memonitor Bale. Kami sudah meminjamkan seorang pemain ke Southampton, tapi mereka tidak mau kami meminjam Bale. Kemudian, kami mencoba membeli dia tapi kami tidak bisa. Kami sudah lama tahu bahwa dia adalah pemain yang hebat," kata pelatih yang juga pernah menangani Valencia, Inter Milan, dan Chelsea itu.

Jose Mourinho mengatakan bahwa jeda internasional menciptakan situasi yang rumit bagi klub. Mourinho menyebut bahwa pemain yang dipanggil ke timnas biasanya sudah terlanjur nyaman berada di klub.
Tapi Mou juga menyadari bahwa para pemain bangga bermain bagi timnas mereka masing-masing. Jadi, Mou mengatakan bahwa jeda internasional memiliki nilai positif dan negatifnya sendiri.
"Para pemain baik-baik saja di klub, tak ada yang tidak bahagia jika bersama. Jadi ketika timnas memanggil, saya rasa itu bukan hal yang bagus bagi mereka. Tapi saya rasa itu juga tidak buruk. Semua pemain pasti bangga bermain bagi negaranya dan mereka juga menyukainya," terang Mourinho kepada The Express.
Mourinho menambahkan bahwa semua pemain selalu pergi ke timnas dengan pikiran positif. Bagi Mou, ia sudah cukup senang selama para pemainnya berbahagia saat bergabung ke timnas.
"Ketika para pemain saya memiliki kesempatan untuk bergabung ke timnas, mereka berangkat dengan aura positif. Saya rasa mereka menyukainya
Fakta ini diangkat oleh media yang berbasis di Madrid, AS. Menurut AS, Barcelona kini sudah menyamai raihan hadiah penalti selama musim lalu.
Terbaru, dua penalti diberikan wasit Perez Montero kepada Barca di laga kontra Rayo Vallecano (18/10) usai Neymar dua kali dilanggar di kotak terlarang. Dua penalti ini membuat Los Blaugrana kini sudah mendapat hadiah tujuh tendangan 12 pas dari delapan laga yang sudah dijalani.
Sayangnya, dari tujuh kesempatan tersebut, hanya empat yang mampu dikonversi menjadi gol. Lionel Messi sempat dua kali gagal, sementara Neymar juga sempat sekali gagal menunaikan tugasnya dengan baik.
Sementara itu, Real Madrid musim ini baru mendapat satu hadiah penalti, yakni di laga kontra Espanyol yang mampu dituntaskan menjadi gol oleh Cristiano Ronaldo
Tidak Ada Masalah Antara Ronaldo dan Bale
![]() |
| WWW.WIN88BET.COM |
Win88bet- Belakangan santer rumor adanya rivalitas antara Cristiano Ronaldo dengan Gareth Bale. Namun demikian, pelatih Real Madrid Rafael Benitez menyatakan bahwa kedua pemain itu akur-akur saja.
Bale datang ke Madrid sebagai pemain termahal di dunia. Winger internasional Wales tersebut ditebus sekitar 100 juta euro dari Tottenham Hotspur pada bursa musim panas 2013, mematahkan rekor transfer Ronaldo yang digaet dari Manchester United.
Kabarnya Ronaldo tidak senang ada pemain lain yang mendapatkan sorotan besar selain dirinya. Apalagi agen Bale, Jonathan Barnett, melontarkan pernyataan yang dianggap telah menyerang megabintang sepakbola Portugal itu.
Tidak lama kemudian, Barnett, berbalik dikecam oleh salah satu media di Madrid, AS. Benitez mencoba meredakan spekulasi agar tidak bergulir semakin panas.
"Tidak ada masalah di antara Cristiano dan Bale," cetus Benitez dalam konferensi pers yang dilansir FourFourTwo. "Di Real Madrid, segala hal cenderung dibesar-besarkan - terkadang karena kecemburuan atau untuk menyerang klub yang itu mengejutkan saya."
"Saya selalu mengirim pesan kepada para pemain ketika mereka sedang membela tim nasional masing-masing. Tidak ada masalah sama sekali di antara mereka."
Menyoal Bale, Benitez mengungkapkan bahwa dirinya sempat berniat merekrut Bale ketika masih membesut Liverpool. Saat itu, Bale masih bermain untuk Southampton.
"Pada 3 Februari 2006 kami menyaksikan pertandingan Bolton melawan Southampton untuk memonitor Bale. Kami sudah meminjamkan seorang pemain ke Southampton, tapi mereka tidak mau kami meminjam Bale. Kemudian, kami mencoba membeli dia tapi kami tidak bisa. Kami sudah lama tahu bahwa dia adalah pemain yang hebat," kata pelatih yang juga pernah menangani Valencia, Inter Milan, dan Chelsea itu.
Mourinho Bingung Sikapi Jeda Internasional

Jose Mourinho © AFP
Tapi Mou juga menyadari bahwa para pemain bangga bermain bagi timnas mereka masing-masing. Jadi, Mou mengatakan bahwa jeda internasional memiliki nilai positif dan negatifnya sendiri.
"Para pemain baik-baik saja di klub, tak ada yang tidak bahagia jika bersama. Jadi ketika timnas memanggil, saya rasa itu bukan hal yang bagus bagi mereka. Tapi saya rasa itu juga tidak buruk. Semua pemain pasti bangga bermain bagi negaranya dan mereka juga menyukainya," terang Mourinho kepada The Express.
Mourinho menambahkan bahwa semua pemain selalu pergi ke timnas dengan pikiran positif. Bagi Mou, ia sudah cukup senang selama para pemainnya berbahagia saat bergabung ke timnas.
"Ketika para pemain saya memiliki kesempatan untuk bergabung ke timnas, mereka berangkat dengan aura positif. Saya rasa mereka menyukainya


0 comments:
Posting Komentar