Translate

Sabtu, 24 Oktober 2015

4 Lawan 1 , WanT Try pLay with me ?? Di jamin puas dehh

Win88bet.com - Nama saya sumiyanti sebut saja yanti, sudah tiga minggu kami saling berbagi kebutuhan biologis. Yanti adalah wanita berusia 25tahun dengan tinggi 160 cm, dan dengan dada yang amat besar 36Bukurannya, kulit putih, dengan wajah mirip wanita bangsawan.

Hubungan kami berawal pada sebuah pesta pertunangan rekan bisnissaya, aku kenalan dengannya dan menjadi akrab dengannya bahkan akumenawarkan untuk pulang bersama karena dia bosan untuk berada disanakarena dia telah ditinggal oleh temannya. Yanti pun naik ke mobilku,dia tidak keberatan dengan itu, malam itu suhunya terasa amat dingin,walaupun AC sudahku matikan tapi masih terasa dingin aku juga tidakmengerti mengapa bisa terjadi seperti itu, akhirnya aku pinjami jaskuuntuk menutupi tubuhnya yang hanya memakai gaun putih itu. Bagiku Yantimalam itu terlihat sexy dengan gaun yang dipakainya, dia memakai gaunputih tanpa lengan, dan bra hitam yang menunjukkan kemolekan tubuhnya.Dan rambut panjangnya yang terawat dibiarkan tergerai dengan bebasnya.

Karena perutku masih terasa lapar, tadi aku cuma makan sedikitkarena keasyikan ngobrol dan menikmati tubuhnya yang sexy dan bahenolitu, kuajak dia makan di sebuah restoran tapi dia menolak karena diadirumah telah masak, jadi aku diminta untuk makan ditempatnya saja,dalam hati, ini cewek baik banget selain dia sexy dan bahenol tapi jugabaik hati, setelah aku berpikir lama akhirnya aku setuju.
Win88bet.com

Singkat cerita kami sampai di rumah kontrakannya dan makanlah akudisana, selesai makan aku membereskannya, lalu dia mengajakkukekamarnya untuk menemaninya malam itu, padahal aku ingin pulang karenajam sudah menunjukkan jam 00.30. Aku mencoba untuk menolak tapi karenadia terus memohon untuk menemaninya, dan akhirnya aku pun mengiyakannyakarena aku juga tidak tega kalau dia terlalu memohon kepadaku.

Kamarnya terlihat rapi dan bersih semuanya tertata rapih sekali,ya, maklum kamar cewek. Dia mengontrak untuk berempat dan teman-temanyakebetulan saat itu lagi pada keluar, maklum saat itu adalah malamminggu. Singkat cerita, dia bercerita padaku bahwa dia baru putus samapacarnya karena cowoknya kepergok telah berbuat perselingkuhandibelakang dia. Diapun menangis mengenang masa lalu yang teramat indahbersama sang pacar dan sekarang hanyalah tinggal kemalangan belaka danaku coba untuk memberanikan diriku untuk memeluknya dan menenangkannya,Yanti tak menolaknya.

Setelah agak tenang, kubisikan dia bahwa malam ini kamu kelihatancantik sekali. Yanti tersenyum dan menatapku sangat dalam, lalu akucium bibirnya yang hangat itu dan dia membalas ciumanku dengan sangatganasnya, lalu tangannya mulai mencari dimana adik kecikku bersembunyi.Akhirnya dia mendapatkannya dan meremas dengan lembutnya.

Kamipun berciuman dengan sangat ganasnya lalu aku mulai mencium lehernya, Yantipun mendesah,

"Aaahh geli Jok aahh."

Mendengar itu aku semakin bernafsu, aku pun mulai meremas-remaspayudaranya dari luar branya yang montok itu. Yanti mendesah lagi,

"Aaahh enak Jok terus Jok terus sstt."

Dan dia pun menjambak rambutku. Setelah beberapa lama aku meremaspayudaranya, dia mendesah dan terus berkicau, dengan permainan yang akubuat itu. Aku pun mulai melucuti gaun yang dia masih pakai, yangtersisa hanya tinggal Branya dan CD beranda merah muda, kemudian branyapun aku lepas, tampaklah jelas gunung kembar yang sangat menantangbirahiku dan punting merah-kecoklatan cerah yang sudah mengeras.Kuremas payudaranya dan kuhisap puntingnya dan kugigit kecil dengangigiku, Yanti hanya memejamkan mata sambil menikmati hisapanku itu. Akugigit-gigit puntingnya dan dia pun mengerang dan menggelinjangkeasikan,

"Jok enak Jok, teruss Jok, hisap terus aahh sstt"

Kemudian aku lanjutkan dengan menciumi perutnya kemudian aku copotCD yang masih melekat pada dirinya. WOw ternyata jembutnya tidakterlalu lembat dan rapi, rambut disekitar bibir kemaluannya bersih. Danvaginanya tampak kencang dengan clitoris yang cukup besar dan tampakbasah.

"Kamu rajin mencukur yaa," tanyaku, dengan wajah memerah diamengiyakan, sebab kata teman-temannya demi kesehatan vagina, dan tidakbau.

Kupangku dia dan mulai menciuminya lagi, dan sapuan lidahku mulaimenjalar dari payudara kemudian puntingnya, kugigit kecil dengangigiku, Yanti menggelinjang keasikkan dan mendesah-desah merasakanrangsangan kenikmatan,

"Ssstt terus Jok sstt."

Tangan kananku mulai memainkan clitorisnya yang sudah banjir,kemudian kujilati klitotisnya dengan lidahku perlahan-lahan, desahandan lenguhan makin sering kudengar. Seirama dengan sapuan lidahkuklitorisnya, Yanti semakin terangsang, dia bahkan menjabak rambutku danmenekan kepalaku di klitorisnya,

"Jok, enak.. Banget.. Enak.. Jok, aahh.. Jok terus Jok jilat terus sampai dalam Jok aahh.."

Desahannya dan lenguhannya membuat aku bertambah nafsu untukmelancarkan yang lebih gila dari sebelumnya dan seketika itu jugabadannya mulai mengejang dan

"Jok.. Yanti.. mau.. Keeluaar aa.. Aaahh" dan terasa sekaliderasnya cairan yang mengalir dari vaginanya yang terasa asam-asampahit tapi nikmat kemudian langsung aku jilat sampai habis dan taktersisa. Yanti kemudian berdiri.

"Sekarang giliranku," katanya.

Celanaku langsung dilucutinya dan akupun langsung berbaring diataskasur yang empuk itu. Salah satu tangannya memegang penisku dan yanglain memegang buah zakarku, di mengelusnya dengan lembut.

"Mmmhh enak juga yaa penis kamu," ceretus dia.
"Aaahh enak Yan" desahku.

Yanti mulai menciumi penisku dan mengelus buah zakarku, danmengemutnya dan mengocoknya dengan mulutnya yang sangat imut itu.Terasa jutaan arus listrik mengalir ke tubuhku,

"Gila ini cewek pinter sekali sedotan dan kocokannya benar-benarnikmat banget," dalam batinku. Kupegang kepalanya, kuikuti naikturunnya, sesekali kutekan kepalanya saat turun. Sesaat kemudian diaberhenti.

"Jok penis kamu lumayan besar dan panjang yach, keras lagi, aku semakin terangsang nich."

Aku hanya tersenyum, lalu kuajak dia main 69, ternyata dia mau.Vaginanya yang banjir itu tepat diwajahku, merah dan kencang, sedangYanti sudah mengocok penisku. Aku semakin bernafsu untuk memainkanvaginanya yang semakin menantang aja, tercium wangi yang khas padasekitar vaginanya yang sangat aku sukai sekali pada wanita, danclitorisnya sampai memerah dan kuhisap yang sudah keluar untuk keduakalinya.

Tiba-tiba aku kaget ketika aku melihat ke arah pintu yang tidakbegitu rapat ditutupnya dan aku semakin kaget ketika ternyatateman-temannya sudah melihat semua permainan yang sedang kami lakukan.Salah satu dari dia celetuk,

"Yan main kok tidak ngajak-ngajak sih kita kan juga mau,"

Dan ternyata setelah aku ketahui namanya Yeni (24), tampa disangkamereka langsung membuka baju dan celana mereka dan seketika itu pulamereka sudah keadaan bugil. Aku semakin kelabakan karena diserang dariberbagai arah. Aku mulai memasukkan penisku ke vagina Yanti, walaupunpertama kali terasa sempit sekali jadi aku agak kesulitan memasukannyadan setelah beberapa lama aku berusaha, akhirnya aku dapat masuksetengah dan Yanti menjerit menahan sakit yang tiada tara. Tanpa akuduga ternyata ada sedikit darah mengalir di sekitar vaginanya, ternyatadia masih perawan batinku. Yanti makin mengejang sambil mendesisseperti ular, sedangkan Yeni yang tidak kalah montok dan jugapayuadarannya paling besar dari pada Yanti.

Yanti pun memainkan puntingnya Dewi(24, 38), sedangkan Ati (25,36b) memainkan vaginanya Dewi. Mereka saling mendesah membuat suasanasemakin panas saja. Aku sendiri semakin cepat memainkan penisku,desahan Yanti pun semakin kencang saja bersamaan dengan kecepatangoyanganku yang semakin cepat dan Yanti semakin menikmati permainankudan dia pun semakin mengimbangi permainanku.

"Aaahh enak Jok, terus Jok, lebih dalam lagi Jok," celotehnya akusemakin cepat dan ketika itu juga badan dia mulai mengejang bertandadia mau orgasme. Tidak berapa lama dia,
"Jok aku ingiin keluar" dan ketika itu juga keluarlah cairan yangketiga kalinya dengan banyak sekali dan Yanti terlihat lemas danlangsung tergeletak disampingku, tapi penisku masih tegak bagaikan maumenantang kenikmatan.

Yeni pun langsung mengambil penisku yang masih tegak itu ke dalamvaginanya ternyata sama sempitnya dengan Yanti, aku sedikit kagetkarena ada sedikit darah mengalir dari vaginanya dan ternyata Yeni punmasih perawan juga batinku, perlahan kugoyang penisku, maju mundur, dansemakin keras aku mengenjotnya dan jeritanya panjang dan seketika itujuga badannya mulai mengejang yang berarti dia mau orgasme, aku punsemakin mempercepat gerakan penisku dan Yeni pun menjerit panjang,

"Jok.. Aku keeluuar aahh" dan seketika itu pula dia roboh disampingku sedangkan aku masih belum sampai puncaknya.

Aku raih tangannya Dewi dan langsung aku mainkan vaginanya denganlidahku dan terus aku mainkan sampai diapun mendesah dengan keras.Sedangkan Ati memainkan puyudara Dewi yang sudah mengeras. Aku punmulai memasukkan penisku ke vagina Dewi yang ternyata sempit juga tapiuntung vaginanya sudah basah jadi tidak terlalu sulit. Dan ketika barumasuk setengah ada darah yang mengalir pada vaginanya dalam batinternyata semuanya masih pada perawan dalam batinku, perlahan kugoyangpenisku maju mundur membentuk angka 8, rintihan kesakitan berubahmenjadi desahan kenikmatan.

Sedangkan Ati menjilati payudara Dewi dengan nafsunya dansekali-kali Ati mencium bibirku dengan garangnya, saat kau beradadiatas Dewi, kujilati payudaranya yang memerah dan Dewi tidak bisamenjerit karena bibirnya sudah disumpel dengan mulutnya Ati yang daritadi sudah mencium bibirnya Dewi dengan garang dan kelihatan sudahbernafsu itu.

Aku mulai menekannya dengan nafsu dan tentunya dann tentunya penisku masih ada didalam vaginanya Dewi yang sangat nikmat itu.

"Ooohh nikmat sekali rasanya", dia menjerit "Ssshh", seperti ularyang sedang mendekati mangsanya. Dan kupercepat lagi goyanganku dansemakin cepat aku mengocoknya semakin keras dia menjerit kenikmatan danseketika itu juga,

"Aaahh aku mau keeluuarr Jok, kau juga ingin keluar, kita keluarin bareng aja yaa, aahh"

Crot.. Crot.. Crot hampir bersamaan, begitu nikmatnya permain malamini dan akupun langsung tertidur lemas karena sudah bermain dengan tigawanita sekaligus, setelah 3 jam aku tertidur aku merasakan ada yangmengemut penisku dengan lebutnya dan setelah aku membuka matakuternyata Ati yang belum mendapatkan jatahnya. Langsung kucium bibirnyadenga bernafsu dan dia langung meminta aku untuk memasukkan penisku kevaginanya yang ternyata sudah banjir dari tadi. Aku mencoba untukmemainkan vaginanya dan tanpa kuduga ternyata Ati telah meraih peniskudan langsung membimbingku memasuki vaginanya.

Disaat menyentuh bibir vaginanya dia mengerang kenikmatan danakupun langsung memasukkannya dan ternyata sudah tidak begitu sempitdibandingkan dengan tiga temannya dan tanpa banyak hambatan aku mulaimenggenjot dengan cepat dan terasa sekali ada yang terasa yangberdenyut-denyut di vaginanya yang berarti menandakan dia mau orgasmedan aku semakin mempercepat goyanganku dan seketika itu pula.

"Aaahh Jok, aku mau keeluuaarr sstt"

Keluarlah cairan yang sangat banyak itu dan dia langsung lemas danternyata mereka berempat langsung bangun dan langsung memburu akudengan sangat garangnya, dan saat itu jam 05.30 pagi, kami berlimamandi bareng dan disaat mandipun kami masih sempat bermain walaupunhanya sebentar karena waktunya sudah tidak memungkinkan untuk bermainlama.

"Makasih yaa Jok, kamu memang hebat walaupun tubuh kamu tidakgemuk(kurus), tapi stamina kamu kuat sekali, aku jadi ingin sekalimengulangnya."

Tapi aku harus berangkat kerja, setelah kejadian itu aku masihsering bermain dengan mereka kadang aku bermain hanya berdua, kadangberempat, kadang bertiga, kadang juga langsung berlima. Tapi hampirsudah sebulan ini, aku tidak tahu kemana mereka dan tidak pernah ketemulagi bahkan saat aku ke kontrakannya ternyata dia sudah pindah entahkemana dan aku hubungin lewat HP tak pernah aktif, aku merindukan saatitu.





 Gabung Bersama Kami Win88bet.com Judi Online Terpecaya
Hanya Deposit 50 ribu sudah bisa Betting Team Favorit kamu,
 Contact :
Pin BBM : 2B4BD361
Yahoo : CS1_win88bet / CS2_win88bet
telepon&sms : +855 1226 7210

0 comments:

Posting Komentar